Cara Membuat Child Theme di WordPress

Buat kamu yang suka oprek theme wordpress websitemu baik itu untuk memperbaiki tampilan, menambah fungsi tertentu, atau barangkali optimasi kecepatan loading, kamu pasti tahu bahwa menggunakan child-theme adalah sebuah keharusan. Sangat tidak disarankan untuk melakukan edit langsung di theme wordpress utama yang kamu gunakan, karena begitu theme itu ada update, semua editan kita dijamin langsung hilang :V. Jadi, jangan dibiasakan edit langsung di themenya ya kawan, di sini akan saya jelaskan sedikit apa itu child-theme dan cara membuatnya di website kamu.

Apa itu Child Theme? Secara sederhana ya, child theme adalah sub-theme dari theme utama yang kamu install. Misalkan seperti situs tutorialwp.id ini, kami menggunakan theme publisher dari betterstudio, selain publisher, terinstall juga theme publisher-child. Publisher child ini adalah child theme yang memiliki tampilan, fungsi, serta konfigurasi yang diturunkan dari theme utamanya, Publisher. Jadi, walaupun kita aktivasi child themenya, menu-menu dari theme utamanya tetap ada.

cara install child theme
Klik untuk Memperbesar Gambar

Kalau publisher child yang kami gunakan, sudah disediakan oleh developer themenya. Namun demikian, kita juga bisa membuat child theme sendiri loh, simak tutorialnya di bawah ini. Admin akan membuat child theme dari theme Twenty Nineteen

Requirements :

Akses FTP/File Manager/cPanel – kamu harus punya akses ke folder theme wordpress kamu. Kamu bisa gunakan akses melalui cPanel, FTP dengan software Filezilla, atau install salah satu plugin File Manager. Khusus di tutorial ini, admin gunakan akses melalui Plugin File Manager

1 Buat Folder Theme Baru

Langkah pertama, kita buat folder baru di dalam folder /wp-content/themes dengan nama folder “nama theme-child”. Karena kita mau buat child theme dari TwentyNineteen, maka kita buat folder baru “twentynineteen-child”. Cek SS berikut :

buat folder baru
Klik Gambar untuk Memperbesar

2 Buat File Style.CSS dan Functions.PHP

Selanjutnya kita buat file dengan nama style.css dan functions.php di dalam folder “twentynineteen-child” yang sudah kita buat sebelumnya. Cek SS berikut :

Buat File Style.css dan Functions.php
Buat File Style.css dan Functions.php

3 Edit File Style.css dan Functions.php

Selanjutnya kita edit file style.css tersebut, dan tambahkan baris kode berikut ini :

/*
Theme Name: TwentyNineteen Child Theme
URI: https://tutorialwp.id
Description: Tutorial Cara Buat Child Theme.
Author: dikopiganti
Author URI: https://tutorialwp.id
Template: twentynineteen
Version: 1.0
*/

dan pada file functions.php, tambahkan baris kode berikut. Baris kode di bawah ini berfungsi untuk memanggil file css dari theme utama.

<?php
add_action( 'wp_enqueue_scripts', 'anak_panggil_bapak' );
function anak_panggil_bapak() {
    wp_enqueue_style( 'parent-style', get_template_directory_uri() . '/style.css' );
}

Langkah pembuatan child theme sudah selesai, sekarang kita masuk ke settingan theme wordpress kita, “Appearance -> Themes”. Kalau kamu berhasil menjalankan langkah-langkah di atas, akan ada theme baru yang bernama “TwentyNineteen Child Theme”, sesuai dengan nama di file style.css di atas.

Tampilan Menu Themes
Tampilan Menu Themes

Langsung saja klik tombol Aktivate untuk mengaktifasi child theme yang sudah kamu buat. Untuk mengeceknya, kamu buka halaman depan website kamu, kalau berhasil, pasti tampilannya sama dengan theme Twenty Nineteen yang asli. Kalau sudah begini, akan menjadi lebih aman dan lebih mudah bagi kamu yang ingin mengedit atau menambahkan fungsi-fungsi tertentu ke dalam website kamu. Apabila suatu saat theme Twenty Nineteen diupdate, kamu tidak akan kehilangan barisan kode yang sudah kamu buat.

Demikianlah tutorial sederhana tentang cara membuat child theme di wordpress, semoga bermanfaat untuk kita semua. Apabila kamu punya pertanyaan, jangan sungkan untuk menaruh komen di kolom komentar di bawah ini.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.